Reomit Indonesia Hobby membaca dan manulis, sesekali main game MOBA sama temen meskipun sering dianggap bacot. Yang penting Heppi :)

Heboh! Tak bisa nonton Arsenal, pria ini hujat Nyepi di FB

1 min read

Seorang fesbooker, Nando Irawansyah M’Ali, dikecam karena menghujat perayaan Nyepi di Bali melalui akun facebook. Pemuda asal Lombok, NTB, nekat memposting hujatannya karena tidak bisa nonton siaran langsung pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris akibat adanya perayaan Nyepi di Bali.

Akun facebook Nando Irawansyah M’Ali yang menghujat perayaan Nyepi/Facebook

Saat perayaan Nyepi, warga memang dilarang menyalakan televisi demi kekhusukan umat Hindu melakukan ibadahnya. Nando sendiri berasal dari Lombok, NTB, yang kos di Denpasar.

Lewat akun facebooknya, Nando menulis kata-kata yang menghujat perayaan Nyepi dan orang-orang Hindu Bali, pada Sabtu (21/3) pukul 23.59 Wita. Isi tulisan pada statusnya seperti ini: Bener2 fuck nyepi sialan se goblok ne, q jadi gak bisa nonton ARSENAL maen, q sumpahin acara gila nyepi semoga tahun depan pasa ogoh2 terbakar semua yang merayakan, fuckkkk you hindu’.

Hasil gambar untuk arsenal

Tak pelak, postingan yang menghujat perayaan Nyepi tersebut langsung mendapat kecaman dari febooker lain. Parahnya, setelah mendapat tanggapan dan hujatan sejumlah rekan-rekannya baik orang Bali maupun non Bali, Nando langsung menghapus akun hujatan yang dibuatnya. Namun, sebelumnya dia sempat menulis “Asyek bentar lagi Q jadi artis”.

Berbagai kecaman pun dilontarkan kepada Nando. Salah satunya adalah Sumerta yang menulis: jangan dikasik hidup hewan ginian bro, kemudian Budiawan menulis ini dia (diposting foto nando) bro jangan ngina agama lain, kita sebagai umat hindu jangan terpancing.

Hasil gambar untuk arsenal

Sementara itu, mendapat kecaman dari masyarakat Bali, Nando malah tertawa senang dan menganggap dirinya sebentar lagi jadi artis, dan seolah-olah dia tidak bersalah atas kelakuannya yang bisa saja menyakiti pemeluk agama Hindu di Bali.

Namun, menyadari aksi hujatannya terhadap perayaan Nyepi itu mendapat kecaman dan mulai diliput media, Nando akhirnya memposting permintaan maaf lewat Facebook:

Dengan segenap hati saya meminta maaf kepada semua lapisan yg telah saya lukai hatinya dengan pernyataan bodoh yg saya posting, mohon maaf sekali lagi, saya akuin kalau saya salah, mohon di maafkan, semoga ini menjadi pelajaran untuk saya dan orang lain, mohon maaf saya tidak bisa menyebut satu persatu nama masyarakat yg saya lukai hatinya, mohon maaf.

Sementara itu, dikutip dari Merdeka.com, salah satu organisasi pemuda Hindu Bali, Nyoman Suartha meyakinkan bahwa apa yang dilakukan Nando sesungguhnya hanya luapan kekesalan yang tanpa dipikir panjang.

“Saya rasa orang ini tidak sadar akan apa yang telah dia perbuat. Sebagai umat Hindu yang santun, kita maafkan dan biar Tuhan yang menghukumnya. Tetapi hukum dunia harus diberlakukan agar orang-orang seperti ini tidak terus terjadi dan membuat masalah SARA,” katanya.
Suartha berharap warga Bali tenang dan biarkan Polda Bali menghusut kasus ini seperti 7 tahun lalu.

“Ini kasus pelecehan, kan sudah ada instruksi gubernur soal tidak ada siaran TV. Kalau mau nonton TV silakan mudik,” imbuhnya.

Reomit Indonesia Hobby membaca dan manulis, sesekali main game MOBA sama temen meskipun sering dianggap bacot. Yang penting Heppi :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *